Esports

Sebagian besar orang masih ada yang beranggapan bahwa atlet esports adalah pemain game dengan pengalaman lebih, dibandingkan pemain lainnya dan sudah terlatih saja. Namun anggapannya masih sama dengan gamer biasa, padahal keduanya adalah sesuatu yang berbeda secara makna. Hal ini perlu untuk diketahui dengan baik.

Masih ada juga yang menganggap bahwa olahraga elektronik seperti ini tidak cocok disebut sebagai sebuah olahraga karena hanya bermain game biasa. Padahal untuk mempesiapkan diri bisa bermain di turnamen electronic sports ini bukanlah sesuatu yang mudah. Sama halnya dengan atlet di olahraga lainnya, ada latihan keras yang harus dilalui dengan tidak mudah.

Mulai masuknya olahraga elektonik ke ajang kejuaraan olahraga memang sangat menarik perhatian publik. Hal ini juga membagi publik ke dalam golongan orang yang berpikir bahwa ini bisa dikatakan sebagai olahraga dan sebagian lainnya tidak sependapat. Anda harus memahami terlebih dahulu olahraga elektronik ini lebih mendalam untuk memahaminya bahwa ini adalah sebuah olahraga.

Mengapa Esports Termasuk Olahraga?

Menurut pendapat Kementerian Pemuda dan Olahraga, olahraga elektronik ini sebenarnya sudah memenuhi syarat sebagai sebuah olahraga karena dalam permainan ini dibutuhkan stamina, konsentrasi, dan daya tahan. Apalagi atlet olahraga elektronik juga dilatih secara khusus untuk bisa saling mendukung dalam tim agar bisa memenangkan pertandingan.

Tentunya anda juga mengenal berbagai olahraga permainan yang dilakukan secara tim dan dibutuhkan kerja sama satu sama lain untuk bisa menang. Seorang atlet olahraga elektronik ini juga harus terlatih secara fisik agar staminanya terjaga saat permainan. Kecepatan dan strategi yang tepat yang harus diputuskan saat permainan juga bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan.

Sehingga olahraga ini memang fokusnya ada pada otot kecil, seperti halnya catur atau menembak. Bahkan permainan elektronik ini juga membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk bisa memenangkan pertandingan. Game yang digunakan juga khusus sehingga tidak bisa sembarangan untuk bisa bergabung dengan olahraga elektronik ini begitu saja tanpa adanya latihan secara khusus.

Jadi hal ini mematahkan anggapan banyak orang bahwa olahraga harus menggunakan otot besar dan bergerak. Nyatanya ada beberapa contoh olahraga yang bisa dilakukan tanpa menggunakan kekuatan otot yang terlihat. Sehingga memasukkan esports sebagai salah satu jenis olahraga bukanlah sesuatu yang salah, apalagi jika masuk pertandingan internasional.

Manfaat Esports Yang Tak Terduga

Masih ada yang beranggapan bahwa dengan melakukan permainan dari olahraga elektronik ini kemudian hanya berdiam diri dan anti sosial. Padahal anggapan tersebut adalah sesuatu yang salah karena setiap atletnya juga tetap melakukan aktivitas atau latihan fisik untuk menjaga staminanya tetap optimal selama pertandingan berlangsung. Sehingga jika mereka hanya latihan dengan bermain game itu adalah anggapan yang salah.

Baca juga: Beberapa Tips Menjadi Pemain Esports Mobile Legend Yang Handal

Selain itu, para atlet olahraga elektronik ini juga mampu bersosialisasi dengan baik, bukan orang yang antisosial. Hal ini berkaitan dengan adanya kemampuan mereka untuk membangun teamwork yang baik selama dalam permainan. Sehingga kebanyakan mereka adalah orang-orang yang ramah dan bisa bersosialisasi baik, tidak seperti anggapan kebanyakan orang.

Melakukan kegiatan seperti olahraga elektronik ini bisa membantu untuk mengurangi stres dan mengurangi kecanduan akan suatu hal misalnya rokok atau konsumsi makanan junkfood. Sehingga ada berbagai manfaat yang bisa didapatkan jika berusaha mengembangkan diri sebagai seorang atlet olahraga elektronik. Hal ini membuka pemikiran bahwa esports bukanlah sesuatu yang negatif utuk dilakukan, tetapi ada banyak manfaat didapat.

Game Poker TerbaikRekomendadi Terbaik Untuk Menghasilkan Bermain Game IDN Poker Di Situs POKERBO.ONLINE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here