Permainan Dota 2

Permainan Dota 2 memang salah satu game esport yang dikenal memiliki banyak pilihan Hero dengan tiga tipe antara lain agility, strenght dan intelegence. Perlu Anda tahu bahwa ketiga tipe Hero tersebut sebenarnya memiliki klasifikasi yang sangat berbeda, tentu saja tergantung pada peran dalam permainannya masing-masing.

Perbedaan tipe Hero tersebut sangat berguna untuk kerjasama tim, agar Anda dan pemain lain yang satu tim akan menjalankan tugas dengan mudah. Bahkan ada 5 peran yang berbeda yang bisa digunakan oleh setiap pemain, yang tentunya tetap mengandalkan kerjasama agar Anda dan tim bisa mengalahkan lawan.

Jika Anda adalah pemain pemula dalam permainan Dota 2 mungkin saja Anda masih belum mengerti atau mengetahui banyak tentang peran peran yang berbeda tersebut. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena pada artikel kali ini kami akan membahas tentang role pada Dota 2 yang bisa Anda pelajari.

Role Hard Carry

Hard carry sendiri sering dianggap role terpenting sebagai kunci kemenangan dan cenderung dapat melakukan farming dengan cepat. Karena bisa melakukan farming dengan cepat, maka carry bisa dengan cepat mendapatkan level dan juga gold. Bahkan carry bisa menjadi Hero terkuat makan membunuh hero lawan dengan sangat mudah.

Role yang satu ini bahkan sering sekali dimainkan oleh Hero bertipe agility seperti anti mage, Medusa, phantom, atau Lancer. Jika Anda menggunakan roller ini sebaiknya Anda harus melakukan farming dengan cepat seperti yang sudah dijelaskan di atas, yaitu agar lebih unggul dalam level dan juga gold.

Role Midlaner

Midlaner adalah role yang berada di bagian tengah yang hanya bisa diisi oleh 1 hero saja. Bahkan Hero yang bertugas menjadi midlaner ini nantinya malah akan lebih cepat naik level tanpa harus membagi exp ke hero-hero yang lainnya. Selain itu, hero yang berperan sebagai midlaner bisa di diisi juga oleh Hero bertipe intelegence.

Karena hero yang bertipe intelegence dalam permainan Dota 2 dianggap lebih bisa memberikan damage yang cukup tinggi. Hero yang memiliki damage tinggi tersebut yang bisa berada pada role midlaner adalah Queen of pain dan invoker. Sebagai pemain pemula Anda harus benar-benar memahami tipe Hero tersebut.

Role Offlaner

Offlaner sendiri kurang lebih memiliki tugas yang serupa dengan midlaner, namun perbedaannya terletak pada cara bertahan hidup. Hero bertipe offlaner ini sering ditempatkan pada planet yang paling dekat dengan tower musuh, sehingga harus benar-benar bisa bertahan hidup dari hero musuh.

Karena ditempatkan di mana yang paling dekat dengan tower musuh, maka hero bertipe offlaner ini sangat beresiko terkena gangking dan Hero dengan tipe ini juga lebih cocok saat melakukan farming sendiri, karena dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Hero bertipe strenght cocok untuk role seperti omniknight, underlord dan tidehunter.

Role Roamer

Romer sendiri adalah hero yang bertugas untuk mengelilingi map sekaligus sering dijadikan pengintai oleh tim. Hero dengan tipe ini juga sering bertukar menjadi ganker yang biasanya juga bisa membantu tim Hero lainnya untuk melawan musuh. Itulah mengapa roamer harus melakukan farming saat mengelilingi map.

Baca juga: Cara Bermain League Of Legends Dan Memilih Gameplay

Saat mengelilingi map maka roamer perlu melakukan farming dengan tujuan membunuh creeps lane atau neutral creeps. Sehingga roamer juga biasanya memberikan support kepada timnya dan hero yang lebih cocok menjadi tipe role ini adalah hero bounty Hunter dan spirit breaker.

Itulah beberapa informasi mengenai role pada Dota 2 yang wajib diketahui oleh para pemula atau newbie. Tentunya agar Anda bisa mengalahkan karakter lawan dan tidak merepotkan tim Anda saat permainan berlangsung. Dengan begitu, Anda pun tidak akan kesulitan mencari karakter yang tepat sesuai dengan role pada permainan Dota 2.

Games Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here